Polres Belawan Tangkap 8 Pengedar Shabu, Seorang Keluarga Pelaku Meronta Tak Terima

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Polres Pelabuhan Belawan menangkap 8 orang yang diduga melakukan peredaran narkoba jenis shabu-shabu pada hari Rabu tanggl 26 Juli 2017 sekitar pukul 07.00 Wib di Jalan Jala IX Lk IV Kel. Paya Pasir Kec. Medan Marelan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK menjelaskan berdasarkan laporan informasi masyarakat bahwa adanya seseorang yg menjual atau mengedarkan narkoba yang diduga jenis shabu di TKP tersebut, kemudian personil sat narkoba Polres Pelabuhan Belawan melakukan penindakan, dan saat penggeledahan ditemukan 1 paket plastik klip berisi shabu, 2 buah kaca pin berisi sisa shabu, 4 potong pipet sendok shabu, 1 unit timbangan elektrik merk digital scale, 5 bungkus plastik klip berisi sisa shabu, 1 batang jarum suntik, 1 set kartu joker, dan uang tunai sebesar Rp 280.000.

“Para pelaku yang berhasil diamankan dalam penangkapan ini adalah AAH(30), MN(26), DS(19), A(36), Z(39), SC(39), AA(27), J(17) dan satu satu diantaranya adalah seorang perempuan,” ungkap AKBP Yemi.

Ketika penggeledahan masih berlangsung tiba-tiba datang seorang laki-laki bernama Armansyah sambil berteriak “Ada apa ini,ada apa ini,” kemudian mendorong salah seorang petugas yang berjaga di pintu dan menerobos kedalam rumah sembari berteriak “Saya pengacara, saya pengacara,”

Melihat sikap Armansyah yang berusaha membuat situasi tidak kondusif, petugas berusaha mengamankan Armansyah namun Armansyah meronta-ronta dan berteriak sehingga petugas langsung memborgol Armansyah. Kemudian penggeledahan dihentikan karena dikhawatirkan massa yang sebelumnya telah berkumpul menjadi terprovokasi.

“Semua yang diamankan dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan dan kemudian diketahui bahwa Armansyah adalah keluarga dari tersangka Andika A H alias Ucok yang adalah pemilik shabu shabu yang yng disita tersebut. Setelah itu dilakukan test urine kepada seluruh tersangka dan hasilnya positif mengandung shabu. Namun terhadap Armansyah tidak dilakukan test urine dan pada pukul 12.00 wib Armansyah diperbolehkan pulang dari Mako,” ucap Kapolres Belawan mengakhiri. (GC)

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.