Dit Polairud Polda Sumut Laksanakan Kegiatan Peduli Lingkungan untuk Peringatan HUT Polairud ke 67

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Utara melaksanakan Penanaman Pohon Mangrove dan Penaburan Benih Ikan Bandeng di Paluh Polair Desa Paluh Kurau Kec. Hamparan Perak Kab. Deli Serdang pada hari Jum’at tanggal 03 Nopember 2017 Pukul 09.00 Wib.

Kegiatan tersebut terlaksana dalam rangkaian Peduli Lingkungan disekitar pesisir Belawan untuk peringatan HUT Polairud Ke- 67 yang jatuh pada 1 Desember 2017 mendatang.  Kegiatan ini disambut positif oleh Direktur Polairud Polda Sumut Kombes Pol Ir. Sjamsul Badhar, memperlihatkan kepada masyarakat perairan bahwa Dit Polair Polda Sumut memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan khususnya hutan mangrove.

Direktur Polairud Polda Sumut Kombes Pol Ir. Sjamsul Badhar didampingi Ibu Bhayangkari melaksanakan penanaman pohon mangrove dan penaburan benih ikan bandeng secara simbolis yang diikuti oleh tamu undangan adapun pohon mangrove yang ditanam sebanyak 5.000 (lima ribu) batang dan benih ikan banding sebanyak 5.000 (lima ribu) ekor.

Peserta yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini berjumlah 160 orang meliputi; personil Dit Polair Polda Sumut 150 Orang, Kapal BKO Korpolairud Baharkam Polri 15 Orang, Dinas Kehutanan Provinsi Sumut 5 Orang, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut 5 Orang, BPSKL Wilayah Sumut 5 Orang, BPDASHL 5 Orang, Karantina Hewan Dan Tumbuhan Belawan 5 Orang, Saka Bhayangkara Maritim Pramuka 30 Orang, Kelompok Nelayan Belawan 30 Orang dan Bhayangkari Anak Ranting Dit Polair 10 Orang

Direktur Polairud Polda Sumut Kombes Pol Ir. Sjamsul Badhar menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya untuk memperbaiki dan membawa dampak positif bagi kelangsungan fungsi ekosistem secara sosial ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

“Penanaman mangrove dan penaburan benih ikan ini dilaksanakan oleh masyarakat, karena merekalah yang akan menerima manfaat langsung dan tidak langsung dari program ini. Masyarakat juga akan diperkaya dengan kegiatan budidaya baik kepiting atau ikan yang menggunakan kawasan hutan mangrove sebagai area pemijahan,” ucap Kombes Sjamsul.

Pohon Mangrove berfungsi Menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dari erosi (abrasi) dan intrusi air laut, peredam gelombang dan badai, penahan lumpur, penangkap sedimen, pengendali banjir, mengolah bahan limbah, penghasil detritus, memelihara kualitas air, penyerap CO2 dan penghasil O2 serta mengurangi resiko terhadap bahaya tsunami.[GC]

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.