Tersangka Pasutri Penipuan Jual Beli Emas di Amankan Polres Asahan di Depok

Tribratanews.sumut.polri.go.id (Asahan) – Unit Jatanras Polres Asahan menangkap pasangan suami istri (pasutri) ES (4) dan istrinya F (40) lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan, Kamis (21/12/17) dini hari.

Pasutri pedagang toko emas di Kisaran Kabupaten Asahan itu ditangkap di daerah Depok, Jawa Barat setelah buron karena diduga menipu korban terkait transaksi emas.

Saat dikonfirmasi Tribratasumutnews Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga mengatakan, penangkapan terhadap pasutri tersebut berdasarkan aduan masyarakat yang menjadi korban penipuan oleh keduanya. Laporannya masuk pada Rabu (15/12/17).

“Mereka ditangkap Unit Jatanras Polres Asahan di daerah Depok pada hari Kamis (21/12/17) dini hari,” kata AKBP Kobul Syahrin Ritonga didampingi Kanit Jatanras Polres Asahan Ipda Khomaini di Mapolres Asahan, Kamis (21/12/17).

Kapolres menjelaskan sejauh ini 23 orang yang sudah melapor terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh pasutri tersebut. “Kedua tersangka pada 20 Desember diketahui berada di Jakarta, dan pergi ke arah Depok sebelum akhirnya kita tangap. Kerugian saat ini dari sejumlah korban mencapai Rp 251.945 juta,” paparnya.

Adapun penipuan yang dilakukan oleh kedua tersangka berawal dari transaksi korban dengan pemilik Toko Mas Siregar milik pelaku. “Waktu itu, korban datang ke toko pelaku untuk membeli rantai gosok dengan harga Rp 40 juta,” ungkapnya.

Disana, korban juga menyerahkan sebuah gelang emas seberat 4 mayam kepada terlapor untuk dijual. Gelang dihargai Rp 10 juta oleh terlapor. Sebagai panjer, korban memberikan uang Rp 22 juta dan sisanya sebesar Rp 9 juta akan dilunasi setelah pesanan selesai pada 22 Oktober 2017.

“Karena pesanan dan uang tidak dikembalikan, korban akhirnya melaporkan ke Polres Asahan karena merasa dirugikan,” pungkasnya.

Sementara itu Kanit Jatanras Polrea Asahan Ipda Khomaini menambahkan, kemungkinan besar masih banyak korban lain yang merasa tertipu dengan ulah tersangka. Terlebih, pihaknya menemukan 24 lembar kwitansi yang dijadikan barang bukti. “Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP ancaman hukuman 4 Tahun penjara,” tandas Khomaini.

Komentar Facebook

Humas Polda Sumut

Kepolisian Daerah Sumatera Utara atau Polda Sumatera Utara, biasa disebut pula Poldasu, merupakan pelaksana tugas Polri di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Polda Sumut terklasifikasi sebagai polda tipe A, sehingga seorang Kapolda yang menjabat haruslah perwira tinggi berpangkat Irjen (bintang dua). Alamat Polda Sumut ada di Jalan Sisingamangaraja 60, Medan, Sumatera Utara. Beberapa Mantan Kapolda Sumut Edy Sunarno Nanan Soekarna Sutanto Hotman Siagian Badrodin Haiti Nurudin Usman Bambang Hendarso Danuri Wisjnu Amat Sastro Oegroseno Badrodin Haiti Syarief Gunawan Drs. H. Drs. H. Eko Hadi Sutedjo, SH, MSi. Ngadino Raden Budi Winarso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.