Operasi Penyakit Masyarakat, Polsek Patumbak Amankan Enam Pasangan Mesum serta Mesin Jackpot

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Berantas penyakit masyarakat (Pekat), petugas Polsek Patumbak seser tempat rawan tindak kejahatan, cafe dan hotel.

Sebelum menyeser tempat-tempat penyakit masyarakat, petugas Polsek Patumbak melaksanakan hunting di kawasan rawan tindak pidana 3c yakni, Curat, Curas dan curanmor.

“Jadi kemarin kami melaksanakan hunting dan razia di hotel serta tempat-tempat yang diduga melakukan perjudian. Kegiatan tersebut merupakan perintah lisan dari bapak Wakapolrestabes Medan untuk menekan angka kejahatan khusus 3C,” ujar Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, saat dikonfirmasi, Senin (26/11/2018).

Pada kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Simanjuntak, Kanit Intel, Kanit Patroli, Panit Res Iptu Gindo Manurung, Panit Res Ipda Sihombing dan para personel Polsek Patumbak.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi mengatakan, untuk sasaran petugas menyeser warung tempat berkumpulnya anak-anak muda, Cafe-cafe dan terhadap daerah yang rawan terjadi 3c.

Untuk kawasan patroli yakni, Jalan Sisingamangaraja simpang Amplas, Jalan Martoba, Jalan Kongsi, Jalan Marindal, Jalan Garu II, Jalan Garu III, Jalan Garu VIII, Jalan Selamat, Jalan Bajak II.

Jalan Bajak III, Jalan Bajak IV, Jalan Bajak V, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima denai, Jalan Kebun Kopi Jalan STM, Jalan Lantasan Baru, Jalan Pasar VI, Jalan Kanal dan Jalan Asrama Seulambo.

“Untuk patroli di jalan-jalan tersebut, petugas memberhentikan dan melakukan penggeledahan terhadap orang dan ranmor yang dicurigai. Kami melakukan penggeledahan badan dan tempat. Jika menemukan barang yang ada hubungannya dengan tindak pidana maka kami akan menyitanya,” ujar Kapolsek.

Setelah melaksanakan hunting di jalanan, petugas menyeser tempat-tempat penyakit masyarakat.

Alhasil, petugas mengamankan enam pasang yang bukan suami istri di Hotel Star, Jalan Pantai Rambung dan Jalan Pertahanan Desa Patumbak II, IV, Kecamatan Patumbak.

Adapun identitas ke-enam pasangan yang melakukan hubungan suami istri yang diciduk petugas dari kamar hotel tersebut yakni, Yulia Suanti (28) Warga Gang Siibiru biru Kecamatan Sibiru biru dan Deni pramana (28) Warga Delitua Gang Setia Kecamatan Delitua.

Devi Ririn Anggriani (25) Warga Jalan Bajak 4, Kelurahan Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas dan Suyono (28) warga Jalan Bajak 2 H, Gang Perjuangan, Kelurahan Harjosari 2, Medan Amplas.

TST (15) Warga Pasar 5 Pondok Desa Patumbak 2 dan AB (18) Marindal 1 Pasar 3 Kec Patumbak.

DHS (17) Warga Marindal 1, Kecamatan Patumbak dan MAF (17) Warga Desa Patumbak 1 Pasar 7 Kec Patumbak.

Rika Amelia (36) Warga Jalan Bajak 4, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas dan M Sama Ludin Bangun (36) Jalan Pajak Delitua.

Irwansyah Putra (29) warga Jalan Halat dan Putri Julianti (22) warga Jalan Halat.

“Untuk ke-enam pasangan yang kami amankan dan diboyong ke Mako, mereka membuat surat pernyataan tidak mengulanginya. Sebelumnya kami memanggil pihak keluarga masing-masing untuk menjemputnya. Kami juga mengamankan sepeda motor enam unit tanpa surat-surat,” kata AKP Ginanjar Fitriadi.

Setelah melaksanakan hunting dan razia hotel, petugas seser lapak yang diduga tempat judi. Alhasil, petugas mengamankan tiga unit mesin judi Jackpot di Jalan Petahanan, Desa Patumbak II, Dusun 4, Kecamatan Patumbak.

Tidak hanya menyita mesin judi Jackpot tersebut, petugas juga amankan pemilik dan dua orang pemain judi Jackpot.

Adapun identitas ketiganya yakni, Justina Barus (41) warga Jalan Petahanan, Desa Patumbak 2, Dusun 4, Kecamatan Patumbak (pemilik tempat), Fahrul Setiawan (19) warga Jalan Pertahanan (pemain) dan Bagas Dwi Pratama (19) warga Jalan Petahanan Desa.

(lts)

Komentar Facebook