Polres Langkat Menangkap Pelaku Pembobolan dan Pencurian Ribuan Bilik Suara Dari Kantor KPU

tribratanews.sumut.polri.go.id – Polisi berhasil menangkap pelaku pembobolan dan pencurian ribuan bilik suara dari kantor KPU Kabupaten Langkat, Jalan Proklamasi Pasar VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Sumatera Utara.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan, melalui Kasubbag Humas, AKP Arnold Hasibuan, menyatakan, ada 5 pelaku yang ditangkap polisi terkait pencurian tersebut.

“Pelaku pencurian ada 4 orang yang diringkus serta seorang lagi penadah barang curian,” ujar Arnold, Minggu (2/12/2018).

Arnold menjelaskan, setelah mendapat laporan dari pihak KPU Langkat, tentang pencurian tersebut, polisi memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penyelidikan.

Akhirnya, polisi pun menetapkan Gan (35), penjaga gudang logistik KPU Langkat yang tinggal di Jalan Imam Bonjol, Lingkungan VIII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, sebagai tersangka.

Dari hasil interogasi Sat Reskrim Polres Langkat, Gan mengaku, dibantu 2 temannya, Sup (45), warga Jalan Melati, Lingkungan X, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat Langkat dan TA (25), warga Jalan Imam Bonjol , Lingkungan VIII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

“Keduanya bekerja sebagai buruh harian lepas (BHL) Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Pemkab Langkat,” sebut Arnold. Selain ketiga pelaku tersebut, personel Unit Ekonomi Satuan Reskrim Polres Langkat yang dipimpin Iptu Zul Iskandar Ginting, juga meringkus KB (28), warga Jalan Pendidikan Desa II Pante Gemi, Kecamatan Stabat, Langkat.

“Para pelaku ini mencuri ribuan logistik KPU Langkat yang terbuat dari alumunium dan karton dan menjualnya ke pengepul barang bekas,” ujarnya. Kemudian, polisi pun menangkap MS (48), penduduk Jalan Sudirman, Lingkungan I Karya, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat.

“Pencurian tersebut sudah berlangsung sepanjang bulan Oktober dan November. Kita juga mengamankan barang bukti mobil yang dipakai mengangkut hasil curian,” kata Arnold menambahkan kerugian KPU Langkat atas perbuatan pelaku mencapai Rp 35  juta.

(JRS/JUFRI)

Komentar Facebook