Polda Sumut Hentikan Sementara Penanganan Kasus Makar

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) mengabulkan penangguhan penahanan Rafdinal dan Zulkarnain, Wakil Ketua dan Sekretaris Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Sumut yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus makar sebelum libur Idulfitri.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan pihaknya untuk sementara menghentikan proses penanganan perkara dugaan makar yang saat ini ditangani Polda Sumut. Alasannya, hal ini untuk menciptakan ketentraman di tengah masyarakat.

“Sementara ini cooling down dulu. Biar tenang, biar tentram. Masyarakat tenang, masyarakat merasa nyaman sementara ini kita rem semua,” sebut Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto usai Apel Konsolidasi TNI/Polri di Lapangan Benteng Medan, Kamis (13/6).

Ditanya kembali soal kelanjutan penanganan perkara keduanya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan untuk saat ini pihaknya masih memfokuskan untuk menciptakan kenyamanan di masyarakat.

Sekadar mengingatkan Rafdinal ditangkap pada Senin (27/5) siang, setelah pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan tersebut tidak menghadiri 2 kali panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut. Sedangkan penangkapan terhadap Zulkarnain dilakukan pada petang hari, tak lama usai penangkapan terhadap Rafdinal.

Kasus makar ini terjadi dalam rangka kegiatan punggahan dan pawai obor yang dilakukan di Jalan Brigjen Katamso–MT Haryono–Jalan Sisingamangaraja, Medan beberapa waktu lalu. Keduanya diduga kuat mengeluarkan pernyataan terkait dengan perbuatan makar. Namun, pada Jumat 31 Mei 2019, Polda Sumut melakukan penangguhan penahanan terhadap dua tersangka tersebut. (gatra.com/wd)

Komentar Facebook