Kasus Proyek Rp4,79 Milyar, Polda Sumut Tahan Direktur PT Rian Makmur Jaya

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Petugas dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut menahan Direktur PT Rian Makmur Jaya, Junaedi, Senin (19/8/2019) malam.

Junaedi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek renovasi sirkuit atletik di Pusat Pelatihan Pelajar (PPLP) Provinsi Sumatera Utara yang berlokasi di Jalan Pembangunan, Kecamatan Medan Sunggal.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menjelaskan, Junaedi diperiksa sejak pukul 10.00 WIB, pada Senin kemarin.

Setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam, kata AKBP MP Nainggolan, malam hari itu juga penyidik Ditreskrimsus langsung menetapkan Junaedi sebagai tersangka dan langsung ditahan.

“Saudara Junaedi ditahan setelah diperiksa secara intensif, kemarin. Berarti sekarang tersangka yang ditahan sudah dua orang,” ujar AKBP MP Nainggolan, Selasa (20/8/2019).

Diketahui, PT Rian Makmur Jaya merupakan perusahaan yang mengerjakan renovasi sirkuit itu dengan pagu anggaran sebesar Rp.4,79 miliar.

Dalam penanganan kasus ini, sebelumnya Polda Sumut telah menahan satu tersangka bernama Sujamrat Amro yang merupakan mantan Kabid Sarana Prasarana dan Kemitraan Dispora Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Sujamrat ditetapkan menjadi tersangka karena tersangkut kasus penggelembungan dana pada proyek itu yang menyebabkan negera merugi sekitar Rp.1,5 miliar. Proyek ini dibiayai dari APBD Sumut dengan pagu anggaran Rp.4,79 miliar.

Sebelumnya diberitakan, pada 18 Juli lalu, penyidik Ditreskrimsus telah menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemprov Sumut. Dari penggeledahan itu, petugas membawa pulang sejumlah dokumen dan beberapa unit komputer. (metroonline.co/wd)

Komentar Facebook