SIM Palsu Berlapis Kartu Timezone Terjaring dalam Razia Operasi Patuh Toba Polres Sergai

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Operasi Patuh Toba yang dilakukan oleh Satuan Lalulintas Polres Serdang Bedagai akhirnya mengungkap adanya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu.

Beberapa SIM Palsu pun diduga telah beredar di kalangan masyarakat saat ini.

Walaupun harga SIM palsu yang ditawarkan oleh pelakunya sangat jauh lebih mahal dari harga yang asli namun peminatnya tetap saja ada.

Salah satu peminatnya adalah Duta Adi Syahputra (20) yang merupakan warga dusun II Desa Lantasan Lama Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang.

Karena ulahnya itu ia pun terpaksa meringkuk di tahanan Mapolres.

Saat ini pihak kepolisian pun masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembuat SIM palsu tersebut.

Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP M Haris menjelaskan penangkapan terhadap Duta Adi Syahputra dilakukan pada saat hari pertama digelarnya Operasi Patuh Toba 2019.

Disebut pada saat itu pihaknya melakukan razia Jalan Lintas Sumatera Seirampah depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Di waktu yang bersamaan Duta pun melintas dengan mengendarai mobil tangki pengangkut air.

” Mobil tangkinya bocor kita lihat saat itu, airnya bertumpahan. Ya kita lakukan pemeriksaan lah. Kita tanya mana surat surat kendaraannya dan SIM nya. Kita lihat berbeda sekali lah memang tampilan SIM yang dimilikinya itu,”ujar M Haris Rabu, (4/9/2019).

Secara kasat mata, lanjut Haris SIM B II Umum palsu yang dimilikinya tampilannya gelap.

Karena setelah ditanyai mendalam pembuatan SIM dilakukan di rumah selanjutnya yang bersangkutan pun di bawa ke Mapolres.

Untuk pengembangan lebih lanjut kasus ini pun selanjutnya mereka serahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Reskrim).

“Untuk perkembangan kasusnya silahkan tanya sama Reskrim. Himbauan saya masyarakat yang mau buat SIM silahkan mendatangi Satuan Lalulintas di domisilinya masing-masing. Jangan mau ditawarin kalau pembuatan SIM dilakukan di rumah-rumah,” kata M Haris.

Dikutip dari Tribun Medan, walaupun Duta Adi Syahputra merupakan warga Kabupaten Deliserdang namun SIM yang dimilikinya bertandatangan Kapolres Simalungun AKBP M Liberti Panjaitan SIK. MH. SIM palsu yang sudah diamankan polisi ini dikeluarkan pada tanggal 19-01-2019 dan masa berlakunya sampai tanggal 28-06-2024 tidak sama dengan tanggal dan bulan lahir dirinya.

Tertulis kalau yang bersangkutan lahir pada tanggal 01-01-2009. SIM tersebut juga berlapis kartu Timezone.(rs/tribun-medan.com).

Komentar Facebook