Operasi Patuh Toba 2019 Berlangsung Dua Pekan, Ada 19 Kasus Laka Lantas Di Medan

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Dua pekan pelaksanaan operasi Patuh Toba yang serentak dilaksanakan Polda Sumut diikuti seluruh sektor jajaran kepolisian.

Untuk wilayah hukum Polrestabes Medan selama Operasi Patuh Toba 2019, ada 19 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari angka tersebut, setidaknya dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Juliani Prihartini melalui Wakasat Lantas, Kompol Efendi Sirat dalam keterangannya yang diterima, Kamis (12/9/2019).

“Untuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama Operasi Patuh ada 19 kasus. Untuk data korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas tercatat dua orang. Korban luka berat 12 orang dan korban luka ringan sebanyak 9 orang,” ujarnya.

Perlu diketahui, Operasi Patuh Toba 2019 berlangsung sejak 29 Agustus hingga 11 September.

Operasi Patuh Toba 2019 yang digelar selama dua pekan ini dimaksudkan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

“Operasi Patuh Toba 2019 ini bertujuan untuk menciptakan Kamseltibcar Lantas, meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas serta meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas dan fatalitas terhadap korban,” jelas Kasat Lantas, AKBP Juliani Prihartini belum lama ini.

Operasi ini, sambung Kasat, mengedepankan preventif dan represif. Dengan delapan sasaran prioritas pelanggaran yakni, menggunakan ponsel saat berkendara, mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk, mengendarai kendaraan di luar batas kecepatan.

Pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan safety belt, melawan arus saat berkendaraan, tidak menggunakan helm SNI dan menggunakan lampu rotator atau strobo.

“Untuk itu, kami dari Satlantas Polrestabes Medan mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan hendaknya tertib dalam berlalu lintas dan mematuhi aturan yang sudah ada. Penting untuk mengutamakan keselamatan saat berkendaraan di jalan raya,”tukasnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2019 selama dua pekan, Satlantas Polrestabes juga melakukan penindakan antara lain, 2.289 Surat Izin Mengemudi (SIM).

2.559 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), 809 unit kendaraan roda dua (sepeda motor), 47 unit kendaraan roda tiga dan 63 unit kendaraan roda empat.

“Selain itu, pada pelaksanaan Operasi Patuh tahun ini kami telah mengeluarkan total 5.767 set tilang. Untuk kerugian materil total senilai Rp 22,3 juta,”ungkapnya.

(medantribun/rs)

Komentar Facebook