Sarana Ajarkan Anak Akhlak dan Agama, Wakapolda Sumut Buka Pesantren Kilat Kamtibmas Pelajar Polsek Sunggal

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. MardiazKusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum. didampingi Dir Binmas Polda Sumut melaksanakan Safari Sholat Jumat sekaligus Pembukaan Pesantren Kilat Kamtibmas, bertempat di Pesantren Kilat Kamtibmas Pelajar Polsek Sunggal, Polrestabes Medan, Jumat (18/10/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI Medan Sunggal, Drs. Hasanul Arifin, Ketua BKM Masjid Al-Hafizh diwakili Ustadz Syafrudin Hasibuan serta Camat Medan Sunggal, Kapolsek Medan Sunggal, Danramil Medan Sunggal, Para Tokoh Agama, Ulama dan Masyarakat, Para Orangtua Pelajar serta Seluruh Pelajar yang mengikuti Pesantren Kilat Kamtibmas.

Ketua MUI Medan Sunggal  Hasanul menyampaikan terima kasih kepada Wakapolda yang dapat hadir diwilayah Medan Sunggal untuk memberikan pengarah kepada masyarakat serta pelajar untuk menciptakan kekondusifan, kenyamanan dalam kita bermasyarakat.

Hasanul juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua pelajar yang sudah mau memasukkan anaknya ke pesantren kilat kamtibmas, maka dari itu kita berharap agar nantinya para pelajar ini dapat membawa perubahan yang baik bagi bangsa dan negara.

“Saya mengajak Bapak dan Ibu serta adik adik sekalian agar kita dapat menjadi teladan da, contoh yang baik ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Sementara itu  BKM Masjid Al-Hafizh Syafrudi menyampaikan kepada para pelajar apabila sudah selesai nantinya menempuh pembelajaran di Pesantren ini, minimal tidak meninggalkan sholat 5 waktu karena itu akan meringankan kita dan menyelamatkan kita dari dunia akhirat.

Selanjutnya dalam sambutannya, Wakapolda menyampaikan bahwa untuk menghadapi anak-anak harus menggunakan cara-cara khusus.

“Oleh karena itu sudah ada undang-undang Perlindungan Anak yang salah satu merupakan proses difersi, hal ini lah yang akan kita lakukan untuk anak-anak pesantren ini untuk menjauhkan dari hal-hal buruh seperti paham radikal yang terutama melalui Handphone,” jelas Wakapolda Sumut.

Wakapolda menyampaikan tentang tugas pokok kepolisian yang saat ini kita mengedepankan kamtibmas, dimana kita melihat dinamika anak-anak saat ini yang banyak sekali kejahatan remaja seperti narkoba, geng motor, seks bebas. Oleh karena itu hari ini kita melakukan pendekatan sosial agar kedepannya anak-anak ini dapat menjadi panutan yang baik dimata masyarakat, tambahnya.

Kemudian Wakapolda mengatakan agar para guru mengajarkan tentang kisah-kisah rasul, kebaikan, rohani isi kitab Al-Quran, serta indahnya kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya  berharap dengan adanya pesantren kilat ini dapat membawa perubahan baik bagi anak-anak sehingga dapat ditularkan kepada masyarakat dan anak-anak lainnya,” harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bekal santri oleh Wakapolda Sumut.

(rs)

Komentar Facebook