Polisi Sudah Amankan 30 Orang Terduga Teroris di Medan

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Bersama Densus 88 AT, Polda Sumut sudah mengamankan jaringan teroris di Medan sebanyak 30 orang pasca ledakan bom bunuh di Polrestabes Medan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan penangkapan ini terdiri dari 24 laki–laki, 3 perempuan dan 3 orang tewas saat dilakukan penangkapan dan dari hasil penangkapan pihak kepolisian menyita 2 pucuk senjata api rakitan.

Dia menjelaskan kelompok ini berbait kelompok ISIS di Timur Tengah dan sudah mendeklarasikan setia terhadap pemimpin ISIS Al Baghdadi dan penggantinya. Tujuan mereka adalah ingin mendirikan negara sendiri dan juga ingin menunjukkan eksistensinya.

“Polisi juga masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan yang diketahui telah beberapa kali melakukan pelatihan di Kabupaten Tanah Karo itu. Dengan tertangkapnya bendahara kelompok jaringan ini, Densus 88 akan menelusuri aliran uang masuk dan keluar,” ungkapnya.

Dia menegaskan kelompok ini cukup profesional. Masing–masing dari mereka memiliki peran berbeda, mulai dari perekrut, perakit bom, bendahara dan eksekutor. Guru spiritual pelaku, yang juga sudah diamankan diduga kuat sebagai perekrut. Mereka kemudian diduga dipaparkan paham radikal melalui pengajian–pengajian eksklusif dan tertutup.

Dia menambahkan beberapa dari mereka terdeteksi mengunjungi dan berkomunikasi dengan narapidana teroris (napiter) yang mendekam di Lapas–Lapas di Sumut. Polisi tak bisa menindak sembarangan sebelum para pelaku beraksi.

“Apabila mereka tak beraksi, kita juga tidak bisa melakukan penindakan. Setelah mereka melakukan aksi, kita melakukan pendalaman. Mereka ternyata berjaringan. Cukup besar,” ungkapnya.

(digtara.com/rs)

 

Komentar Facebook