Modus Tuduh Korban Lakukan Penganiayaan, Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Ringkus 3 Begal

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Polres Pelabuhan Belawan meringkus 3 orang komplotan begal yang kerap meresahkan warga. Ketiga pelaku kerap menggunakan modus menghentikan kendaraa korban dan menuduh korban menganiaya adik mereka.

Informasi yang diperoleh, ketiga tersangka yang diringkus berinisial AB (25) warga Jalan Besar Bagan Deli, Lorong Proyek, Kecamatan Medan Belawan, H  (33) warga Lorong ujung Tanjung Alwasliyah, Kecamatan Medan Belawan dan RN  (26) warga Lorong Mesjid Bagan, lingkungan 4, Kecamatan Medan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawa AKBP Ikhwan Lubis mengatakan bahwa penangkapan terhadap pelaku berawal saat aksi mereka di Jalan Ileng Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, pada Kamis (28/11) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Jadi ketiga tersangka, saat itu melihat korban mengendarai sepeda motor Honda Sonic, dalam keadaan sendirian. Ketiganya kemudian memepet korban hingga jatuh ke aspal,” ucapnya, Senin (2/12).

Lebih lanjut Ikhwan menjelaskan bahwa dalam melancarkan aksinya, salah satu pelaku Hamdan langsung menanyai korban dengan kata-kata ‘kau yang memukuli adek ku’. Merasa tidak melakukan tindakan tersebut, korban kemudian meminta pertolongan kepada warga.

“Oleh warga sekitar, korban bersama 3 orang tersangka kemudian diamankan hingga petugas dari Polres Belawan tiba dilokasi,” jelasnya.

Kemudian, korban dan para pelaku dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk penyidikan. Setelah mereka diintrogasi, ketiga pelaku yang mengakui kesalahan dan perbuatannya.

“Ketiga tersangka mengaku bersalah telah merencanakan perampokan kereta dengan cara memepet korban hingga jatuh. Ketiganya pura pura menuduh korban telah memukul salah satu adeknya,” terang Ikhwan.

Ikhwan menambahkan bahwa setelah diinterogasi, otak pelaku perampokan tersebut adalah Ranu Nasution.

(lts)

Komentar Facebook