Putri Kandung Jadi Otak Pelaku Pencurian Mobil Ayahnya Diungkap Polsek Sunggal

Tribratanews.sumut.polri.go.id –  Perempuan berinisial SP (30) ditangkap karena menjadi otak pelaku pencurian mobil pikap ayahnya bersama 4 orang rekannya, Selasa (26/11/2019) lalu.

Terkuaknya aksi pencurian yang dilakukan warga Jalan Stasiun, Gang Amal, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang ini ketika orang tua pelaku Pratikno R (60) melapor ke Polsek Sunggal.

Dalam laporannya, korban mengaku kehilangan 1 unit mobil Pikap Daihatsu Grand Max warna hitam BK 8350. Selanjutnya petugas Polsek Sunggal melakukan penyelidikan.

Hasil dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan pemeriksaan beberapa saksi, petugas berhasil mengungkap identitas tersangka SP.

Petugas selanjutnya menerima laporan keberadaan SP, dan pada Jumat (29/12/2019), pelaku ditangkap di kediamannya. Dihadapan petugas, SP mengakui kalau aksi pencurian mobil pikap ayahnya ini dilakukan bersama 4 rekannya yang masih warga Kecamatan Sunggal dan mempunyai tugas yang berbeda-beda.

Ke 4 rekan tersangka masing-masing HH (41) berperan melakukan pencurian mobil bersama tersangka H yang masih Daftar Pencarian Orang (DPO). Selanjutnya, EN (35) berperan ikut mengantar SP mencari orang yang dapat melakukan pencurian dan mencari siapa yang mau membeli mobil.

Selanjutnya, dua tersangka lain RI (39) berperan mencari orang yang mau membeli mobil, dan R alias I berperan menerima titipan mobil dan mencari orang yang mau membeli mobil.

Tersangka SP Menjadi Otak Pelaku Pencurian

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, membenarkan penangkapan terhadap kelima pelaku pencuri mobil pikap di kawasan Sunggal tersebut.

Petugas kata Kapolsek berhasil menyita barang bukti 1 unit Daihatsu Grand Max, uang Rp 700.00 ribu dan Rp 3.150.000.

“Otak pelaku pencurian tak lain putri korban sendiri, dengan mengambil kunci dari tempat orang tuanya lalu memberikan ke 4 rekannya tersebut. Setelah berhasil dicuri, tersangka hendak menjual mobil tersebut,” kata Kapolsek, Senin (2/12/2019).

“Namun niat tersangka untuk menjual gagal, karena tim kita lebih cepat mengungkap pelakunya dan berhasil menangkapnya. Satu orang tersangka HI yang berhasil kabur, masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),” tambah Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, para tersangka melanggar pasal 363 subs 367 KUHP dan terancam hukuman 7 tahun penjara.

 

(rs/ kitakini.news)

 

Komentar Facebook