Berita Polres Jajaran

Kapolres Tanjung Balai Pimpin Pembekalan Pengmanan Pilkada, 155 Personil Siap Amankan TPS

Tribratanews.sumut.polri.go.id –  Bertempat di GOR Wira Satya Polres Tanjung Balai Polda Sumatera Utara, Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Selasa (1/12/2020) memimpin pebekalan dan arahan dalam pelaksanaan pengmanan TPS dalam rangka Pilkada Kota Tanjung Balai Tahun 2020 yang diikuti oleh 155 orang personil di jajaran Polres Tanjung Balai Polda Sumatera Utara. Dalam kegiatan itu Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH turut didampingi Waka Polres Tanjung Balai Kompol H Jumantho SH dan turut dihadiri oleh, Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek, Para Kanit & KBO Sejajaran Polres Tanjung Balai serta 155 personil Polres Tanjung Balai yang ikut sebagai peserta.

Adapun nara sumber kegiatan memberikan arahan dan pembekalan terhadap para peserta, mewakil Ketua KPU Mhd Guntur Sitorus SPDI Ketua Devisi Teknis Penyelenggara dan Ketua Bawaslu Dedy Hendrawan SH. MH. Sebelum pada inti pelaksanaan kegiatan, Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira kepada 155 orang personil yang nantinya terlibat langsung dalam pengamanan Pilkada Tahun 2020 untuk ditempatkan ditiap TPS untuk mencatat dan bertanya kepada nara sumber apabila ada yang kurang dimengerti.

“Apabila ada yang kurang dipahami segera ditanyakan kepada nara sumber sehingga rekan-rekan dalam melaksanakan tugas tidak ada lagi keraguan dalam melaksanakan tugas pengaman di TPS sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” kata Kapolres. Kemudian, orang nomor satu di Mapolres Tanjung Balai ini berharap kepada para nara sumber agar dala penyampaian kepada personil yang terlibat langsung pada pengamanan TPS adalah inti penyampaian agar mudah dalam pelaksanaan pengamanan mudah dicerna oleh angggota. Sehingga dalam melaksanakan tugas tidak ragu ragu lagi.

Selain itu Kapolres menyampaikan keterangan himbauan Ketua KPU Sumut kepada seluruh yang hadir, bagi pemilih yang suhunya tinggi di arahkan ke bilik khusus dan tinta di teteskan tidak dicelup, pintu keluar dan masuk siapkan cuci tangan dan sarung tangan, ajak pemilih untuk gunakan masker. Dan bagi adanya relawan yang membagi bagikan masker yang beratribut salah satu Paslon di larang, masyarakat mana saja berhak memilih di salah satu TPS dan termasuk jam pemilihan.

Lanjut penyampaian Kapolres atas keterangan dari ibu Ketua Bawaslu Sumut yakni, antisipasi pada saat penertiban alat peraga pada masa tenang antisipasi jam pemilihan. Penekanan Kapolres terhadap personil kepolisian terlibat pengmanan TPS, anggota kepolisian dilarang masuk kedalam ring lokasi TPS kecuali atas permintaan Ketua KPPS / Anggota TPS. Kotak suara yang rekan rekan jaga wajib dikawal mulai dari gudang logistik dan kotak bergerak ke PPK kelurahan kemudian menginap di kelurahan besok pagi di salurkan ke TPS yang semua giatnya harus dikawal oleh petugas.

“Untuk mengantisipasi kotak suara tidak berjalan sendiri, petugas agar mencatat No Hp setiap Ketua KPPS. Jaga kesehatan rekan rekan sekalian jangan sampai ada yang sakit karena sudah di Ploting semuanya, rajin olahraga raga, pola makan yang sehat dan istirahat yang cukup,” ungkap AKBP Putu Yudha. Dalam pelaksanaan ini, pemberian ateri pembekalan oleh Ketua KPU Kota Tanjung Balai yang di wakili oleh Mhd Guntur Sitorus SPDI Ketua Devisi Teknis Penyelenggara menjelaskan, apa yang di sampaikan oleh Bapak Kapolres tadi sudah hampir 60 % mencakup dari semua materinya. Namun kami akan menguatkan kembali arahan yang disampaikan Bapak Kapolres Tanjung Balai.

Proses pendistribusian Kotak Suara dan Proses Pelipatan Surat Suara tidak ada permasalahan yang timbul karena itu merupakan yang paling Sakral sekali. Dimana pada pelaksanaan awal pencoblosan pukul 07.00 wib, disaksikan oleh Pengawas TPS dan saksi dan berakhir pada pukul 13.00 wib. Untuk pencoblosan kembali apabila sudah mendaftar di bawah Pukul 13.00 wib dan diatas pukul 13.00 wib tidak diperbolehkan. Lalu pada pukul 11.30 sampai 13.00 wib adalah jam rawan dalam pemilihan di karenakan petugas TPS sudah lelah dan pemilih ada yang salah masuk lokasi TPS.

Pemilihan dilarang mendokumentasikan hak pilihnya. Kenali siapa Ketua KPPS nya masing-masing karena dialah yang berhak dan mensahkan perolehan perhitungan suara di TPS. Apabila ada pemilih yang tidak menggunakan masker maka Ketua KPPS menyediakan masker untuk pemilih, dan tanpa atribut. “Mari kita saling bersinergi untuk mensukseskan pemilu kada 2020 ini karena pemilukada ini rentan dengan gesekan gesekan dari berbagai lini sektror,” terang Mhd Guntur.

Kemudian pemberian materi pembekalan dilajut oleh Ketua Bawaslu Kota Tanjung Balai menyampaikan diantaranya yakni, potensi kerawanan di TPS, pelanggaran Protokol Kesehatan, Money Politik, Hilangnya Hak Pilih. Akhir kegiatan dilakukan dengan laporan Perwira yang ditunjuk yakni, Iptu Eddy Siswoyo, Isoma, Pemutaran Video oleh Protokol, Pembekalan oleh Kabag Ops Polres Tanjung Balai berupa apabila ada kemungkinan Personil kita pada hari H nya tidak dapat melaksanakan tugas segera laporkan kepada Bag Ops agar segera dicari penggantinya.

Kemudian Kabag Ops menyarankan agar dibuatkan grup WA pengamanan TPS 2020. Pada pelaksanaan pilkada agar memakai APD yang telah diberikan kepada masing masing personil. Tidak ada kotak suara yg bergerak tanpa ada pihak kepolisian, semuanya tetap dalam pengawalan dari pihak kepolisian. Kegiatan Pembekalan / Arahan personil pam TPS berakhir pukul 14.05 wib situasi aman dan terkendali. (BL)

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button