Berita Polres Jajaran

Kapolres Tebing Tinggi Ikuti Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Karhutla


Tribratanews.sumut.polri.go.id – Kapolres Tebing Tinggi Polda Sumut AKBP Mochamad Kunto Wibisono, S.H.,S.I.K.,M.Si didampingi Wakapolres Kompol Asrul Robert Sembiring, S.H.,M.H. menghadiri dan mengikuti apel kesiapan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lapangan Merdeka Kota Tebing Tinggi, Jumat (12/8/2022).

Hal ini disampaikan Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto bahwa dalam kegiatan turut dihadiri PJ.Walikota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi, S.STP, Batalyon B Sat Brimob, Koramil 13/TT, Sub Denpom Tebing Tinggi, Sat Pol PP Kota Tebing Tinggi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tebing Tinggi dan BPBD Kota Tebing Tinggi.

Dalam arahan Gubernur Sumatera Utara yang dibacakan PJ.Walikota Tebing Tinggi menyampaikan apel kesiapan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan ini merupakan satu tahapan penting untuk mengingatkan kita akan perlunya upaya untuk memelihara kelestarian hutan dan lahan yang ada di Indonesia.
Hal ini terutama karena Indonesia merupakan paru-paru dunia ketiga berdasarkan data World Resources Institute 2021, setelah negara Brazil Dan Kongo. Hal ini berarti bahwa upaya menjaga kelestarian hutan dan lahan Indonesia merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian dunia.

Oleh karena itu melalui kegiatan ini diharapkan menjadi suatu trigger untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan terkait mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri dan seluruh instansi terkait lainnya serta organisasi pecinta lingkungan baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, dalam rangka mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah provinsi Sumatera Utara.
Dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan terdapat tiga langkah penanggulangan yang dapat dilaksanakan, yang pertama yaitu pencegahan dengan memberikan sosialisasi yang berisi imbauan kepada masyarakat. Hal ini merupakan upaya yang paling utama dalam membangun kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Upaya kedua yaitu kecepatan penanganan pada saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pada saat penanganan karhutla, para pimpinan wilayah agar melakukan penanggulangan secara cepat serta melaporkan kepada pimpinan tingkat Provinsi, sehingga dapat memberikan dukungan personel maupun sarana prasarana pendukung. Dan upaya ketiga yaitu melakukan penegakan hukum serta mengungkap fakta terjadinya kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button