Berita Polres JajaranKriminalitas

Kapolres Tebingtinggi Bersama Ka-BNNK dan Kejaksaan, Musnahkan Sabu dan Pil Ektasi

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Sebanyak 498,61 gram sabu-sabu dan 1.875 butir pil di duga ektasy ludes di giling menggunakan blender mesin saat di lakukan pemusnahan barang bukti di Mapolres Tebingtinggi, pada Selasa pagi (04/10) dengan tiga orang tersangka.

Pemusnahan barang bukti dengan cara membelender narkotika jenis sabu-sabu dan pil ektasy tersebut di lakukana Kapolres Tebingtinggi, AKBP. M. Kunto Wibisono, Waka Polres Kompol Asrul Robert Sembiring, Plt Kepala BNN Kota Tebingtinggi Soritua Sihombing, Kejari Tebingtinggi diwakili Kasi Pidum Dipho Sembiring, mewakili Puslatfor Polda Sumur Ipda Hafiz, Kasat Narkoba AKP Happy Margowati, Kasi Humas AKP Agus Arianto dan Pengacara Faisal Wan, SH.

Sebelum di lakukaan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan pil ektasy tersebut, Kapolres Tebingtinggi dalam sambutaannya menyebutkan, kalau barag bukti narkoba yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil tangkapan Sat Narkoba dari tiga pelaku di tempat berbeda namun masih berada di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

Adapun ketiga pelaku yakni, Zeh alias Z (25) warga Jalan Merpati Lingkungan II, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, BCS alias B (23) warga Jalan Mesjid, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi dan seorang perempuan DA alias D (18) warga Jalan Bukit Jamu, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

Dari tangan pelaku Zeh yang ditangkap Sabtu 3 September yang lalu di Desa Paya Bagas diamankan barang bukti 38,91 gram sabu dan dari rumah pelaku diamankan 459,70 gram sabu, 1.409 butir pil ekstasi warna hijau dan 350 butir pil ekstasi warna orange.

Selanjutnya, Minggu 18 September 2022 dilakukan pengembangan dipimpin Kasat Narkoba AKP Happay Margowati dan berhasil mrnangkap pelaku BCD dan DA di Jalan Sisingamangaraja dengan mengamankan barang bukti 116 butir pil ekstasi merek Gucci warna hijau.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku terancam dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 (2) UU nomor 35 tahun 2019 tentang narkoba dengan ancaman hukuman 6 tahun dan maksimal 20 tahun.

“Ini merupakan wujud dari konsistensi Polres Tebingtinggi dan BNN serta Kejari dalam memerangi dan memutus mata rantai peredaran narkoba,” ujar Kapolres.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Tebingtinggi juga mengajak masyarakat untuk ikut memerangi narkoba guna menyelamatakan generasi muda ke depan agar jangan sampau terbelenggu akibat narkoba. [Ar]

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button