Berita Polres Jajaran

Kapolrestabes Medan Konferensi Pers Pembunuhan di Jalan Kanal

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Riko Sunarko, S.H.,S.I.K.,M.Si, memimpin Konferensi Pers didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan terkait Tindak Pidana Pembunuhan dan Pencurian dengan Kekerasan di Jl. Kanal Depan SMAN 1 Titi Kuning yang Dilakukan oleh tsk I G L. Kamis (02/12/2021) di Mapolrestabes Medan.

Pada Rabu (1/12/2021) dini hari, seorang supir taksi online, M Idris (42) ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Titi Kanal Kel. Titi Kuning Kec. Medan Johor, Kota Medan Sumatera Utara.

Pelaku, IGL (43), Wiraswasta, Islam, Jl. Persamaan Gg Buntu 53 Medan Kel. Siti Rejo II Kec. Medan Amplas Kota Medan Sumatra Utara. Sekiranya pukul 23.00 pada hari Selasa (30/11/2021) pelaku meminta tolong kepada temannya a.n Santos untuk memesan grab dengan tujuan Hotel Soechi Jl. Cirebon No 76 A Ps Baru, Kec. Medan Kota Sumatera Utara, lalu korban merespon orderan tersebut dan membawa pelaku menuju tujuan sesuai dengan aplikasi. Sesampai di tujuan, pelaku tidak mau membayar ongkos tersebut dengan alasan tidak punya uang, lalu terjadi cekcok berujung perkelahian antara pelaku dan korban.

Kombes Pol. Riko mengatakan bahwa pelaku mencekik korban hingga tidak bernyawa.

“Setelah korban tidak bernyawa, pelaku membawa mayat korban ke tkp penemuan mayat lalu pelaku langsung pulang menuju amplas,” tambahnya.

Sejumlah barang bukti yang ditemukan seperti mobil korban BK 1193 GY Daihatsu Sigra warna silver, sendal dan sepatu korban serta baju korban dan topi pelaku. Dan atas kejadian tersebut, pelaku dijerat Pasal 338 dan 365 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Tim Gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Medan dan Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumut langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku An. IGL. Selanjutnya Tim Gabungan melakukan pengembangan terkait hasil interogasi pelaku dan bergerak menuju kediaman Santos untuk memfaktakan keterangan pelaku, dimana pelaku menyatakan Santos yang memesankan grab untuknya. Pada saat Tim Gabungan tiba di dekat perumahan Santos, pelaku beralasan mau buang air kecil. Saat mau diturunkan dari mobil, pelaku melawan anggota dan berupaya mengambil Senpi Anggota. Kemudian anggota memberikan peringatan sebanyak 3 kali namun pelaku tidak mengindahkannya. Petugas memberi tindakan tegas, pelaku tersungkur dan segera dibawa ke Rs Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun sesampainya, pelaku sudah dinyatakan tidak bernyawa. (TF)

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button