Berita Polres JajaranGiat Kepolisian

KM. Sumber Laut di Hentikan Personil Satpolair Polres Tanjungbalai Saat Melakukan Patroli Perairan Guna Pemeriksaan

Tribratanews.sumut.polri.co.id – Personil Satpolair Polres Tanjungbalai melaksanakan patroli perairan dan menghentikan kapal nelayan yang bernama KM. Sumber Laut guna kepentingan pemeriksaan. Patroli perairan dilaksanakan pada Hari Sabtu Tanggal 03 September 2022, sekitar Pukul 00.54 Wib di wilayah hukum Polres Tanjungbalai.

Patroli perairan yang dilaksanakan bertujuan untuk melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal yang diduga membawa Pekerja Migran Ilegal (PMI), barang ilegal yang dilarang keluar atau masuk melalui perairan Tanjungbalai, ilegal fishing, PMI yang keluar atau masuk dengan cara menumpang di kapal, barang-barang ilegal lainnya seperti ballpress dan narkoba.

Selain itu patroli perairan juga berguna untuk menjaga keselamatan berlayar para nelayan, agar sebelum melakukan keberangkatan ke laut hendaknya terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan seperti periksa mesin, melengkapi dan membawa dokumen kapal, melengkapi dan membawa alat-alat keselamatan berlayar seperti jaket pelampung, ring boy, apar dan kotak P3K.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi SIK.MM, melalui Kasatpolair Polres Tanjungbalai AKP Hotlan Wanto Siahaan mengatakan “Pada Hari Sabtu Tanggal 03 September 2022, sekitar Pukul 00.54 Wib, kapal Patroli II- 1014 Satpolairud Polres Tanjungbalai, yang diawaki team regu I : yaitu Aiptu Sarianto dan Bripka Joko S melakukan pengejaran terhadap Satu unit kapal yang datang dari laut tujuan Tanjungbalai, diposisi atau koordinat N = 2° 59′ 53,58534″ E = 99° 48′ 55,87373″, kapal tersebut dapat dihentikan,” Kata Kasat.

“Hasil pemeriksaan terhadap kapal nelayan yang bernama KM. Sumber Laut
GT. 30 No. 991 Ppb. Dokumen lengkap yang dinakhodai oleh Herianto. Selanjutnya kepada nahkoda diberi himbauan dan arahan agar memeriksa body dan mesin kapal sebelum berangkat ke laut, agar selalu waspada dan menjaga keselamatan berlayar dan berkerja di laut,” Tambahnya.

“Kapal yang berpenumpang sebanyak Tiga Belas orang tersebut bermuatan fiber berisi ikan dan selanjutnya kapal tersebut dipersilahkan kembali melanjutkan perjalanannya menuju TanjungbaIai karena tidak ada di temukan barang-barang yang ilegal atau yang melanggar hukum,” Ucap AKP T. Sianturi mengakhiri. (as)

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button