Berita Polres Jajaran

Menjaga Keamanan Serta Keselamatan Nelayan Personil Satpolair Polres Tanjungbalai Lakukan Patroli dan Pemeriksaan Perairan

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Untuk menjaga keamanan dan keselamatan nelayan saat melaut, Personil Satpolair Polres Tanjungbalai melaksanakan patroli rutin demi tercapainya situasi kondisi perairan di wilayah hukum Polres Tanjungbalai 1×12 Jam atau Senin Tanggal 23 Mei 2022, sekitar Pukul 20.00 Wib s/d Hari Selasa Tanggal 24 Mei 2022 Pukul 08.00 Wib.

“Adapun patroli yang dilaksanakan bertujuan untuk melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal yang diduga membawa PMI ilegal, barang ilegal atau barang yang dilarang keluar atau masuk melalui perairan Tanjungbalai dan ilegal fishing, PMI Ilegal yang keluar atau masuk dengan cara menumpang di kapal serta barang-barang illegal seperti ballpress dan narkoba,” Kata Kasatpolair Polres Tanjungbalai AKP T. Sianturi.

Tambah Kasat “Selain itu patroli juga berguna untuk keselamatan berlayar para nelayan agar terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan seperti periksa mesin, melengkapi dan membawa dokumen kapal. melengkapi dan membawa alat-alat keselamatan berlayar seperti jaket pelampung, ring boy, apar dan kotak P3K,” Ucapnya.

“Seperti pada Hari Selasa Tanggal 24 Mei 2022, sekitar Pukul 04.15 Wib, kapal Patroli KP. Bahbimkantibmas Satpolairud Polres Tanjungbalai yang diawaki team regu III yaitu Bripka Asef HS dan Bripka AH. Saragih melakukan pengejaran terhadap Satu unit kapal yang datang dari laut tujuan Tanjungbalai, diposisi atau koordinat N = 2° 59′ 57,99381″ E = 99° 48′ 27,13675″ dan kapal tersebut dapat dihentikan,” Terangnya lagi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kapal yang tidak memiliki nama atau tanpa nama dan tanda selar GT- no-, kapal yang dinakhodai oleh Sofiyan juga tidak memiliki dokumen lengkap, kapal yang datang dari arah laut tujuan Tanjungbalai tersebut selanjutnya kepada nahkoda diberi himbauan dan arahan agar memeriksa body dan mesin kapal sebelum berangkat ke laut, agar selalu waspada dan menjaga keselamatan berlayar dan berkerja di laut,” Jelas Kasat kembali.

“Kapal yang memiliki Anak Buah Kapal (ABK) atau penumpang sebanyak Tiga orang dengan muatan fiber berisi ikan tersebut di persilahkan melanjutkan perjalan pulang ke Tanjungbalai karena tidak ada di temukan barang-barang yang ilegal atau yang melanggar hukum,” Lukas AKP T. Sianturi. (BL)

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button