Berita Polres JajaranGiat Kepolisian

Menyambut Ramadhan dan Idul Fitri, Kapolres Padangsidimpuan Gelar Rakor bersama Forkopimda

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Sehubungan dengan akan datangnya bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 1441 H yang saat ini berada dalam suasana antisipasi dan pencegahan pandemi penyebaran virus korona (Covid-19) di tengah masyarakat Forkopimda Kota Padangsidimpuan menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Daulay Simorangkir Kodim 0212/TS Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, Kamis (25/3)

Turut hadir Wakil Walikota Arwin Siregar, Dandim 0212/TS Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, S.IP, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, SIK.MH, Kasi Intelijen Sonang Simanjuntak mewakil Kajari Padangsidimpuan Hendri Silitonga, SH.MH, tampak juga Ketua Pengadilan negeri Padangsidimpuan, Danyonif 123/RW, Ketua DPRD Siwan Siswanto, Seluruh OPD, Kapus, Camat, Kepala Desa, Lurah Se – Kota Padangsidimpuan.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, SIK.MH menyampaikan tujuan dari diselenggarakan kegiatan Rakor ini adalah untuk meningkatkan sinergitas dan kewaspadaaan dalam penanganan Covid-19, serta membangkitkan semangat untuk memerangi Covid-19.

Kapolres berharap, dengan pelaksanaan Rakor Penanganan Covid-19 ini, nantinya secara bersama-sama bisa mengambil langkah untuk melakukan penanganan secara maksimal guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut,AKBP Juliani juga mengungkapkan bahwa jajarannya bersama dengan TNI dan Pemerintah Daerah akan meningkatkan kegiatan Operasi Yustisi dalam upaya pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan guna untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, pencegahan dan penanganan Covid – 19 merupakan tugas kita bersama dan bukan hanya tugas TNI, Polri dan Pemerintah semata, Ucap Juliani.

“Kita harus lebih serius melakukan pencegahan dan penanganan Covid – 19 khususnya di Kota Padangsidimpuan karena menurut data yang kita miliki di bulan Januari sebanyak 16 orang terkonfirmasi Covid – 19 dan 8 orang sembuh yang meninggal nol. Dan untuk bulan Februari 1 orang meninggal, bulan Maret sebanyak 4 orang terkonfirmasi 19 orang sembuh dan yang meninggal nol. Dan untuk saat ini ada satu orang dalam isolasi mandiri,” Ungkap Juliani.

Lanjutnya, Dalam rangka untuk menekan masyarakat terkonfirmasi tentunya kita melakukan operasi yustisi yang melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan juga aparatur lainnya. Dan kegiatan operasi yustisi ini adalah upaya untuk mengajak masyarakat untuk adaptasi kebiasaan baru untuk mematuhi 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, Tambah Juliani sambil mengatakan kalau keluar dari rumah untuk selalu memakai masker.

Marilah kita membiasakan dan mewajibkan diri untuk mematuhi protokol kesehatan merupakan salah satu kunci agar virus Covid-19 dapat ditekan penyebarannya. Namun, dibutuhkan perilaku disiplin dari dari sendiri, juga sangat perlu untuk dilakukan secara kolektif dengan penuh kesadaran.

“Kalau kita sudah patuh pada protokol kesehatan, jangan lupa mengingatkan orang lain untuk patuh pada protokol kesehatan,” Ungkap Juliani.

Selain upaya operasi yustisi kita juga melakukan upaya kampung tangguh yang merupakan semangat motivasi bapak kepala desa dan bapak kelurahan dan juga support dari para camat Se – Kota Padangsidimpuan adanya desa tangguh di Kota Padangsidimpuan ini.

Adapun desa tangguh ini seperti di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua 4 desa, Padangsidimpuan Hutaimbaru 2 desa satu kelurahan, Padangsidimpuan Angkola Julu 7 desa, Padangsidimpuan Utara 7 desa, Padangsidimpuan Selatan 3 desa, Padangsidimpuan Tenggara 7 desa. Dan keberadaan desa tangguh ini berbagai macam ketangguhan yang ditampilkan, Ada tangguh dibidang Kesehatan, tangguh dibidang pangan dengan bercocok tanam jagung, tanam bawang dan juga pembibitan ikan, jelas Juliani.

Semua upaya yang dilakukan ini merupakan untuk memanilisir penyebaran virus Covid-19 kepada masyarakat khususnya Kota Padangsidimpuan supaya kembali ketitik nol, tutup Juliani.

Sementara Dandim 0212/TS Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing, S.IP mengatakan, Perlunya kebersamaan kita untuk pencegahan dan penanganan Covid – 19 ini kepada seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita berdayakan masyarakat sampai masyarakat titik paling kecil yaitu tingkat desa untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 ini. Karena di desa tentunya ada kepala desa, Babinsa, Babinkantibmas, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh pemuda, Kepala Puskesmas, Guru yang perlu untuk di berdayakan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 ini,” sebut Rooy.

Dan keberadaan posko pencegahan dan penanganan Covid-19 yang ada di desa supaya diberdayakan dan bukan dijadikan untuk hiasan semata karena keberadaan posko tersebut sebagai wadah untuk berkumpul seluruh stakeholder dan unsur yang dipimpin kepala desa untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, Papar Rooy.

Saya mengucapkan terimakasih kepada para camat dan kepala desa yang berperan membantu gugus tugas untuk pembangunan posko pencegahan dan penanganan Covid-19 ini, Dan menurut laporan yang saya terima dari tingkat Koramil dan Babinsa bahwa masyarakat Kota Padangsidimpuan yang paling patuh untuk menjalankan pembangunan posko pencegahan dan penanganan Covid-19 ini, jelas Rooy.

Terakhir Sebagai upaya Covid-19 ini cepat teratasi Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing menghimbau kepada kepada semua pihak untuk selalu Aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan dalam rangka memutus Mata rantai penyebaran Virus Corona ini Tutupnya.  [Ar]

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button