Berita Polres JajaranKriminalitas

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diamankan Polres Toba

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Tersangka berinisial JG (43) pelaku pencabulan anak dibawah umur bersama barang bukti satu helai baju kaos warna putih dan sehelai celana dalam pendek berwarna pink milik korban berhasil diamankan Anggota Sat Reskrim Polres Toba, Minggu (11/4/2021).

Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar mengatakan, tersangka tersebut melakukan aksi bejatnya di dalam sebuah pondok yang ada di ladang.

“Korban pencabulan ini juga masih berusia dibawah umur (Anak-anak) berusia 5 Tahun,” katanya.

Sesuai Laporan Polisi: LP/143/IV/2021/SU/TBS, tanggal 11 April. Tempat kejadiannya di Jalan Dr Busuk Siahaan, Simangkuk, Desa Tangga Batu I, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Di dalam sebuah pondok yang ada di ladang jagung di Desa Tangga Batu I, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba,” ujar Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar, Kamis (22/4/2021).

Lebih lanjut, ia menguraikan kronologis perihal barang bukti yang diperoleh kepolisian dari aksi bejat tersangka terhadap bocah tersebut

Pada hari Minggu (4/4/2021) sekira pukul 21.00 WIB dan pada hari Rabu (7/4/2021) pukul 17.00 WIB. Barang buktinya satu helai baju kaos warna putih dan sehelai celana dalam pendek berwarna pink,” sambungnya.

Korban dengan inisial MM (5) dan saksi pelapor dengan inisial NP (41). Penyebab pelaku melakukan aksi bejatnya adalah karena ia ingin memuaskan nafsunya,” sambungnya.

Ibu korban tahu bagaimana kondisi korban setelah korban dengan gamblang bercerita. Ibunya melihat ada yang berbeda dengan kondisi putrinya.

Pada Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, pada saat korban buang air kecil, tiba-tiba korban mengatakan bahwa kemaluannya sakit saat buang air kecil,” tuturnya.

Awalnya, korban MM tidak segera memberi tahu, namun setelah ibunya menanya berulang kali dan melihat kondisi tubuh putrinya, ia menemukan sesuatu yang janggal. Hingga, korban mengakui bahwa dirinya sudah digagahi pelaku

Ibu korban menanyakan korban kenapa bisa seperti itu dan korban menjawab; pada saat di ladang, tersangka JG membuka pakaian dan ditidurkan lalu JG menggerayangi payudara korban. Dan akhirnya ibu bertanya apakah ia digagahi, korban menjawab iya,” sambungnya.

Aksi itu ternyata bukan sekali saja. Tersangka juga sudah pernah melakukan hal sama dengan korban di kamarnya. Sebagai seorang ibu, NP langsung membuat pelaporan kepada pihak Polres Toba.

“Setelah mendapatkan laporan tersebut, kita langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi serta meminta laporan sosial terhadap anak sebagai korban ke Pekerjaan Sosial / Dinas Sosial Kabupaten Toba dan melakukan Visum Et Revertum (VER), melakukan penyitaan terhadap barang bukti, melakukan penangkapan kemudian memeriksa tersangka, dan melakukan penahanan tersangka,” pungkasnya

AKP Nelson Sipahutar menjelaskan bahwa inisial tersangka JG (43), seorang lelaki yang beralamat di Toba telah melanggar hukum pidana dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Pelaku akan dikenakan Pasal 81 ayat 1 dan 2 jo pasal 76 D subsider Pasal 82 ayat 1 pasal 76 E Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” jelasnya. [Ar]

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button