Berita Polres JajaranKriminalitas

Polrestabes Medan Gelar Press Release 3 Pelaku Pembunuhan Remaja Reval 18 Tahun

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Polsek Sunggal berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang remaja bernama Reval Fahrudin (18) warga Jl. Kopi, Kel. Suka Maju, Kec. Binjai Barat Kota Binjai. Dalam pengungkapan itu, petugas meringkus 3 tersangka, dimana salah seorang tersangkanya wanita.

Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko mengatakan, ketiga tersangka yang diringkus yakni, YP alias W (23) warga Jl. Paya Bakung Dusun VII Desa SM. Diski, Kec. Sunggal, Deli Serdang, AR (15) warga Jl. Banten Km. 14,5 Desa SM. Diski, Kec. Sunggal, Deli Serdang dan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial YF (17) warga Km. 18 Jalan Danau Lau Tawar, Kel. Sumber Karya, Kec. Binjai Timur, Kota Binjai.

Kombes Riko Sunarko menambahkan, ketiga tersangka ditangkap di sebuah kos-kosan Kel. Kisaran Naga, Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan, Kamis (5/11/2020).

“Awalnya para tersangka kita kejar kebaradaannya yang diketahui sedang berada di seputaran daerah Tebing Tinggi. Namun, setibanya di Tebing Tinggi, ternyata pelaku tersebut telah berpindah ke daerah Kisaran. Lalu kita kejar dan berhasil membekuk ke tiga tersangka di sebuah kos-kosan Kel. Kisaran Naga, Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan berikut barang bukti berupa 1 unit Hp Oppo A3S warna merah yang dibeli dari hasil kejahatan jual sepeda motor milik korban,” kata Kombes Riko didampingi Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi dan Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, saat menggelar konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (6/11/2020) sore.

Riko mejelaskan, pada saat petugas melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku utama YP alias W mencoba melawan petugas dan hendak melarikan diri. Dengan terpaksa petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki tersangka YP.

Kata Riko, tersangka YP alias W berperan melakukan penikaman berulang kali terhadap korban dengan menggunakan sebilah pisau, tersangka AR menikam berulang kali menggunakan 1 buah obeng. Sementara tersangka YF berperan sebagai pengumpan untuk bertemu korban.

Masih dijelaskan Riko, menurut keterangan tersangka, mulanya Senin (2/11/2020) sekira pukul 15.00 wib tersangka YP alias W, AR dan YF sedang bermain wanet di Basmi Warnet Jl. Diski, Desa Sumber Melati, Kec. Sunggal. Lalu korban chatingan via Facebook dengan tersangka YF. Kemudian YF membalas chatingan korban atas suruhan tersangka YP alias W. Selanjutnya, tersangka YF janjian ketemu dengan korban di Jl. Diski, Desa Sumber Melati Diski, Kec. Sunggal. Lalu tersangka YP menyuruh tersangka AR menunggu di Jl. Pertanian/Wakaf Dusun IV, Desa Serba Jadi, Kec. Sunggal.

Sekira pukul 19.00 WIB korban datang dan bertemu dengan tersangka YP dan tersangka YF. Kemudian korbam bersama kedua tersangka berboncengan tiga menaiki sepeda motor milik korban dengan alasan menuju kos YF. Namun nyatanya, korban dibawa ke Jl. Pertanian/Wakaf Dusun IV Desa Serba Jadi, Kec. Sunggal.

“Disitu tersangka YP alias W langsung menikam leher korban dari belakang menggunakan sebilah pisau yang sudah di kantongi korban terlebih dahulu. Lalu korban melompat dari sepeda motor dan tersangka YP alias YF terjatuh dari motor. Kemudian datang tersangka AR memegang korban, lalu tersangka YP menikam korban berulang kali di bagian pundak belakang, sedangkan tersangka AR menikam korban berulang kali menggunakan 1 buah obeng,” ungkapnya.

Tersangka YP dan tersangka AR, kata Riko, menyeret korban ke dalam ladang jambu. Setelah itu tersangka YP mengambil Hp merek Xiaomi Note 4X dari kantong korban. Selanjutnya, tersangka YP, AR dan YF kabur menggunakan sepeda motor CBR 150 warna putih BK 5449 RAO milik korban.

“Motifnya adalah tersangka YP alias W menyuruh tersangka YF untuk memancing atau mengajak korban melakukan hubungan badan. Selanjutnya membunuh korban kemudian mengambil barang-barang milik korban,” ungkapnya.

Sebagai barang bukti, petugas mengamankan sebilah pisau, 1 buah obeng, 1 buah jam tangan merk Alba milik korban, sbuah sandal merk Carvil milik korban, uang tunai sekitar Rp. 50.000 milik korban, sepasang sandal warna hitam milik tersangka AR dan sepasang sandal merk Ando warna hitam milik tersangka YP alias W. Barang bukti tersebut disita petugas dari TKP.

Sementara barang bukti yang diamankan dari tersangka, petugas mengamankan 1 unit Hp mer Oppi A3S warna merah, 1 unit sepeda motor CBR 150 warna putih BK 5449 RAO dan uang tunai Rp. 1.216.000.

“Terhadap para tersangka kita jerat dengan Pasal 340 Subs Pasal 338 Subs Pasal 365 Ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga dihebohkan atas penemuan mayat pria dengan kondisi berlumuran darah dengan 42 luka tikaman di salah satu kebun milik warga di kebun Jambu Jalan Wakaf/Pertanian Dusun IV Desa Serba Jadi, Payabakung, Kecamatan Sunggal, Selasa (3/11/2020).

Penemuan ini dengan cepat menyebar sehingga pihak kepolisian Polsek Sunggal serta Tim Inafis Polrestabes Medan ke lokasi. [Ar]

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button