Berita Polres JajaranGiat Kepolisian

Satukan Persepsi, Polres Batu Bara Gelar Deklarasi Bersama Cinta Damai

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Polres Batu Bara menggelar Deklarasi Bersama Cinta Damai bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda di Kabupaten Batu Bara. Acara diawali pembacaan deklarasi cinta damai bersama sama dan beriktiar dengan tiga poin yakni mentaati semua ketentuan umum dan perundang-undangan yang berlaku. Beritikad baik dan turut serta menciptakan Batu Bara cinta damai dan anti anarkis dalam mengikuti situasi yang berkembang saat ini. Masing masing tokoh masyarakat, tokoh agama, adat dan pemuda, aliansi buru dan mahasiswa, membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam pemeliharaan Kamtibmas,

“Deklarasi bersama cinta damai Kabupaten Batu Bara anti anarkis diharapkan nanti bisa damai dan sejatera, kami juga terimakasih kepada seluruh organisasi yang bisa bekerjasama.Deklarasi cinta damai yang dilakukan bertujuan untuk menyikapi situasi dan kondisi, adanya aksi buruh penolakan UU Omnibus Law. Boleh saja melakukan aksi demo untuk mengutarakan pendapatnya di tempat umum yang penting tidak anarkis,” ungkapnya seperti dilansir dari laman batubarakab.go.id, Minggu (18/10/2020).

“Saat ini kita tahu situasi dampak Covid-19, ini harus kita pikirkan agar bisa bertahan hidup, maka dari jajaran polres bersama Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) terus berjalan untuk berikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak virus corona saat ini.Inilah salah satu yang harus menjadi perhatiaan kita, agar masyarakat di Kabupaten Batu Bara bisa terbantu yang terdampak covid-19,” terang Kapolres lagi.

Senada, Ketua Muhammadiyah Yusri mengatakan jika deklarasi cinta damai ini menyatukan persepsi, saling mengenal dan saling memahami.”Dan untuk membangun Batu Bara ini perlu berdamai dan menjaga silaturahmi yang baik, kemudian kegiatan ini guna untuk menyatukan persepsi dan pendapat para tokoh agama, masyarakat dan lainnya kepada forkopimda yang ada,” sebutnya. Bupati Batu Bara Ir Zahir diwakili Asisten 1 Rusianheri mengatakan perkembangan yang terjadi di lapangan terkait penyampaian aspirasi tentang UU cipta kerja, justru itu melaksanakan tugas pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah menghormati kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi terkait dengan UU cipta kerja. Oleh sebab itu, pemerintah menyayangkan adanya aksi anarkis yang yang dilakukan oleh massa, tindakan itu jelas merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat di tolerir dan harus di hentikan.Maka dari kegiatan ini Pemerintah mengucapakan terimakasih kepada Polres Batu Bara yang sudah membantu untuk menertibkan massa yang ada, dan saya mengapresiasi sangat tinggi dalam kegiatan yang di gelar oleh Kapolres Batu Bara,” pungkasnya. (DYK)

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button