Berita Polsek JajaranGiat Kepolisian

Sigap dan Tanggap, Dalam Waktu 30 Menit Polsek Pancur Batu Berhasil Evakuasi Pohon Tumbang di Sibolangit

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Lagi-lagi kejadian yang dapat merenggut korban jiwa terjadi di Jl Jamin Ginting, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara. Setelah beberapa waktu lalu terjadi tanah longsor, kali ini tepat nya di Km 32 kawasan Desa Bingkawan, Sibolangit terjadi pohon tumbang, kejadian itu terjadi Jumat (25/12/2020) sekitar pukul 23.30 wib. Akibat nya terjadi kemacetan hingga mencapai 1 kilo meter.

Sejumlah warga sekitar lokasi menyebutkan kalau tumbang nya pohon tersebut di sebab kan hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi saat itu. Warga menyebutkan kalau jenis pohon yang tumbang menutup badan jalan tersebut merupakan jenis pohon mahoni. Kapolsek Pancurbatu melalui Kanit Lantas Polsek Pancurbatu Iptu Sehat Sinulingga membenarkan kejadian tersebut. “Ia ada, namun tidak sempat menelan korban jiwa tewas atau luka. Akibat nya sekitar kurang lebih 1 kilo meter terjadi kemacetan. Dan pagi hati nya sudah kembali normal, sekitar 30 menit pohon sudah dapat kita evakuasi dibantu warga sekitar,” ujar Sinulingga.

“Sempat kita berlakukan sistem buka tutup dan saat ini dua jalur sudah dapat digunakan seperti biasa. Ada, ada tiga unit mobil yang sempat menjadi korban, namun hanya mengenai badan mobil dari bagian ranting pohon itu, hanya rusak ringan. Semua sudah berjalan baik dan lancar,” ungkap Kanit Lantas tersebut.

Dari pantauan tersebut, tumbang nya pohon tersebut di sebab kan oleh longsor nya tanah disekitar pohon ke tepi jurang sedalam lebih kurang dua meter. Kondisi tersebut membuat akar pohon tidak mampu bertahan. Kondisi pasca pohon timbang itu, warga meminta pihak Balai Badan Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan segera memperbaiki tanah yang telah ambruk di lokasi pohon tumbang. Apabila tidak segera diperbaiki, arus lalulintas Medan-Karo terancam putus.

“Tanah pohon yang tumbang langsung beramnya badan Jalan Jamin Ginting, sebelahnya jurang, sehingga tidak ada lagi pondasi badan jalan. Kalau hujan terus turun, otomatis tanah yang di bawah badan jalan akan ikut amblas dan arus lalulintas Medan-Karo terputus,” harap sejumlah warga. Camat Sibolangit Febri E Gurusinga SSTP MSP mengaku begitu mengetahui hal ini, langsung berkomunikasi dengan BBPJN agar tau langkah-langkah pencegahan yang dilakukan untuk antisipasi dampak lebih parah. Terlebih volume kendaraan yang diprediksi meningkat di akhir tahun ini.

“Kalau tidak cepat ditangani dengan cuaca saat ini bisa terjadi arus lalulintas Medan-Karo terancam putus, karena sebelah badan jalan itu jurang, tidak ada lagi penahannya. Secara lisan sudah disampaikan ke balai jalan dan dijawab dari pihak balai jalan yang marga Ginting, oke pak,” tutur Camat Sibolangit itu. (DYK)

Selengkapnya

Berita Terkait

Back to top button